Pindana Melarikan Anak & Perempuan

>> Materi Hukum >> Pindana Melarikan Anak & Perempuan

Perhatian bagi para laki-laki, berhati-hatilah membujuk anak orang untuk kawin lari atau kabur dari rumah.

Perbuatan tersebut dapat dijerat pidana berdasarkan Pasal 454 ayat (1) KUHP, yang menyatakan bahwa setiap orang yang membawa pergi anak di luar kemauan orang tua atau walinya, meskipun dengan persetujuan anak itu sendiri, dengan maksud untuk menguasai anak tersebut—baik di dalam maupun di luar perkawinan—dapat dipidana karena melarikan anak dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.

Selain itu, bagi laki-laki yang mengaku belum memiliki istri lalu merayu atau membujuk perempuan untuk dibawa pergi, perbuatan tersebut juga dapat dijerat pidana berdasarkan Pasal 454 ayat (2) KUHP. Pasal ini mengatur bahwa setiap orang yang membawa pergi perempuan dengan tipu muslihat, kekerasan, atau ancaman kekerasan, dengan maksud untuk menguasai perempuan tersebut—baik di dalam maupun di luar perkawinan—dipidana karena melarikan perempuan dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.

Intinya, kawin lari atau membawa pergi anak dan perempuan bukan perkara sepele, karena dapat berujung pada sanksi pidana yang serius.

Related Post

Pacta sunt servanda

Pacta sunt servanda adalah asas fundamental dalam hukum yang berarti: “Setiap perjanjian yang dibuat secara…

Perampasan Kemerdekaan & Pemaksaan dalam KUHP

Topik ini pada intinya melindungi hak dasar manusia untuk bebas bergerak, bebas memilih, dan tidak…

Peran dan fungsi pengacara (Advokat/Penasihat Hukum) KUHAP 2025

1. Kedudukan dan Peran Advokat dalam KUHAP 2025 Landasan Umum Dalam Penjelasan Umum huruf h,…